7 Mobil yang Tak Lagi Dijual di Indonesia Mulai Tahun Depan

Reporter

Binti Nikmatur

15 - Dec - 2024, 07:00

Toyota Sienta, MPV dengan pintu geser yang sempat menjadi pilihan terjangkau, tidak lagi dijual sejak awal 2024. (Foto: laman MBI Mokas)

JATIMTIMES - Tahun depan, sejumlah merek otomotif menghentikan penjualan tujuh model mobilnya di Indonesia. Penyebabnya bervariasi, mulai dari strategi bisnis, penurunan permintaan, hingga keputusan merek untuk hengkang dari pasar domestik.

Contohnya, Peugeot, merek mobil asal Prancis yang berada di bawah PT Astra International, resmi menghentikan operasinya di Indonesia sejak Mei 2024. Selain itu, beberapa mobil dari segmen MPV, SUV, hingga city car juga sudah tidak lagi diproduksi maupun dijual di Indonesia.

Baca Juga : Lupa Aktifkan Handrem, Pikap Pengangkut Pasir Nyemplung Sungai di Kepanjen Malang

Keputusan untuk menghentikan penjualan atau produksi mobil ini didasari berbagai alasan. Beberapa model disetop karena permintaan pasar yang menurun, sementara yang lain karena strategi merek untuk fokus pada model tertentu atau kendaraan listrik.

Berikut daftar mobil yang akan discontinue dan tidak lagi tersedia di pasar Indonesia tahun depan: 

1. Suzuki Ignis
Suzuki Ignis, yang sempat menjadi andalan di segmen city car, resmi dihentikan penjualannya di Indonesia sejak Agustus lalu. Hal ini disebabkan perubahan fokus Suzuki Indomobil Sales (SIS) ke kendaraan elektrifikasi serta upaya memperkuat model lokal.

Ignis adalah mobil impor dari India yang sebelumnya mengisi celah antara Suzuki S-Presso dan Baleno. Kini, mobil ini sudah tak lagi terlihat di laman resmi Suzuki Indonesia. 

2. Toyota Sienta
Toyota Sienta, MPV dengan pintu geser yang sempat menjadi pilihan terjangkau, tidak lagi dijual sejak awal 2024. Produksi mobil ini sebenarnya sudah dihentikan sejak 2023 di pabrik Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Karawang.

Diperkenalkan pertama kali di Indonesia pada 2016 melalui ajang Indonesia International Motor Show (IIMS), Sienta saat itu dijual dengan harga mulai Rp230 juta hingga Rp295 juta. 

3. Mitsubishi Outlander PHEV
Mitsubishi Outlander Plug-In Hybrid Electric Vehicle (PHEV) juga diam-diam dihentikan penjualannya di penghujung 2023. Tanpa pengumuman resmi, mobil hybrid ini kini tidak lagi tercantum di situs Mitsubishi Indonesia.

Outlander PHEV pertama kali dirilis pada 2019 dengan harga sekitar Rp1,3 miliar. Penjualannya terbatas, hanya tersedia di 12 dealer di Jawa dan Bali. Pada 2021, Mitsubishi bahkan sempat memberikan diskon hingga Rp400 juta untuk model ini. 

4. Daihatsu Ayla D M/T
Daihatsu Ayla D M/T, varian termurah dari lini Ayla, resmi dihentikan penjualannya. Mobil tanpa fitur AC dan audio ini sudah ada sejak 2013 dan sempat menjadi mobil penumpang baru termurah di Indonesia. Dengan mesin 1.000 cc, Ayla D M/T terakhir kali dijual dengan harga Rp108,2 juta. 

5. Peugeot 2008, 3008, dan 5008
Tiga model SUV dari Peugeot, yaitu 2008, 3008, dan 5008, resmi dihentikan penjualannya setelah perusahaan asal Prancis ini memutuskan hengkang dari Indonesia pada Mei 2024.

Baca Juga : Pangeran Arya Mangkunegara Pulang ke Jawa: Ketakutan VOC, Kemenangan Moral, dan Harga Sebuah Perlawanan

Peugeot, yang sebelumnya berada di bawah naungan PT Astra International, kini hanya menyediakan layanan purna jual. Keputusan ini dibuat oleh prinsipal global, Stellantis, yang memilih menghentikan aktivitas merek Peugeot di Indonesia.

Demikian daftar 7 mobil yang tak lagi dijual di Indonesia. Jangan khawatir, produsen masih tetap melayani layanan purna jual. Dari daftar di atas, apakah ada mobil yang menjadi favoritmu?