Terjadi 146 Gempa Bumi Jelang Pertengahan Juni

Reporter

Ashaq Lupito

12 - Jun - 2026, 07:30

Peta distribusi episenter gempa bumi di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya hingga periode menjelang pertengahan Juni 2026. (Foto: BMKG Stasiun Geofisika Malang for JatimTIMES)

JATIMTIMES - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat telah terjadi ratusan gempa bumi di Jawa Timur (Jatim) dan sekitarnya. Ratusan gempa bumi tersebut terekam dalam sepekan sejak awal hingga menjelang pertengahan Juni 2026.

"Terjadi 146 gempa bumi pada periode 5 sampai dengan 11 Juni 2026," ujar Kepala BMKG Stasiun Geofisika Malang Ricko Kardoso kepada JatimTIMES, Jumat (12/6/2026).

Baca Juga : Tetap Layani Jemaah Meski Berduka, Petugas Haji Asal Malang Diapresiasi Kemenhaj

Jika dibandingkan dengan periode sebelumnya, disampaikan Ricko, laporan gempa bumi yang terjadi di Jatim dan sekitarnya secara kuantitas masih relatif sama. Yakni sebanyak 148 gempa bumi yang terjadi pada periode 29 Mei sampai dengan 4 Juni 2026.

"Pada periode sebelumnya tersebut terdapat 114 kejadian gempa bumi dangkal, 34 kejadian gempa bumi menengah dan nihil kejadian gempa bumi dalam," ujarnya.

Gempa bumi dangkal merupakan gempa yang terjadi di kedalaman pada rentang antara 0-60 kilometer dari permukaan laut. Sedangkan gempa bumi menengah ialah kedalaman gempa pada rentang 60-300 kilometer.

Sementara gempa bumi dalam ialah gempa yang berada pada kedalaman lebih dari 300 kilometer dari permukaan laut. Artinya, tidak semua kejadian gempa bumi dapat dirasakan secara langsung oleh manusia.

"Pada dua periode ini terdapat satu kejadian gempa bumi yang dirasakan," tuturnya.

Baca Juga : Istri Evan Marvino Bongkar Dugaan KDRT dan Perselingkuhan, Sebut Sering Tak Diberi Nafkah

Dijelaskan Ricko, kejadian gempa bumi disebabkan oleh aktivitas pertemuan lempeng tektonik IndoAustralia dengan lempeng Eurasia serta aktivitas patahan lokal.

"Magnitudo terbesar pada periode sebelumnya adalah M 4.66 dan magnitudo terkecilnya yaitu M 1.09. Sedangkan magnitudo terbesar pada periode ini (jelang pertengahan Juni 2026, red) adalah M 4.11 dengan magnitudo terkecil yaitu M 1.11," pungkasnya.