Ratusan Warga Donomulyo Terdampak Kekeringan
Reporter
Ashaq Lupito
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
23 - Aug - 2026, 05:48
JATIMTIMES - Dampak kekeringan di wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur dilaporkan telah meluas hingga ke Kecamatan Donomulyo. Laporan terbaru tersebut sekaligus menambah catatan panjang wilayah terdampak kekeringan di Malang Selatan.
Sebelumnya, sejumlah wilayah meliputi Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe) dan Gedangan juga terdampak kekeringan. Hingga kini, sejumlah pihak terkait telah mendistribusikan air bersih sebagai upaya tanggap darurat bencana kekeringan tersebut.
Baca Juga : Sosok Ahmad Zaki Ali, Relawan yang Meninggal Saat Salurkan Bantuan Gempa NTT
Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang Sadono Irawan menyebut, salah satu wilayah yang menjadi sasaran distribusi air bersih tersebut ialah di Desa Sumberoto, Kecamatan Donomulyo.
"Distribusi air bersih dampak kekeringan di Desa Sumberoto tersebut mencapai sebanyak 12 ribu liter," ujarnya.
Sadono menyebut, distribusi air bersih di Kecamatan Donomulyo tersebut pertama kali dilaksanakan pada 22 Agustus 2026. Yakni dengan jumlah sasaran penerima distribusi air bersih yang mencapai ratusan jiwa.
"Jumlah penerima manfaat distribusi air bersih di Desa Sumberoto tersebut kurang lebih mencapai 157 KK (Kepala Keluarga), 538 jiwa," ujarnya.
Pada saat yang bersamaan, distribusi air bersih dampak kekeringan juga dilangsungkan pada sejumlah wilayah di Malang Selatan. Yakni yang meliputi Kecamatan Sumawe dan Gedangan.
Rinciannya, di Kecamatan Sumawe, distribusi air bersih tanggap darurat bencana kekeringan berlangsung di tiga wilayah yang meliputi Desa Sumberagung, Desa Kedungbanteng, dan Desa Sitiarjo. Di mana, dampak kekeringan terbanyak terjadi di Desa Sumberagung.
"Pencapaian distribusi air bersih di Desa Sumberagung sebanyak 105.000 liter. Sedangkan untuk jumlah penerima manfaatnya sebanyak 1.441 KK, 4.874 jiwa," tuturnya.
Selanjutnya, untuk distribusi air bersih di Desa Kedungbanteng mencapai sebanyak 15 ribu liter. Yakni dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 389 KK, 1.114 Jiwa.
Baca Juga : Unisba Blitar Tampilkan Tari Tambun dan Bungai di BEN Carnival 2026, Hidupkan Spirit Kepahlawanan Dayak
Sementara itu, untuk distribusi air bersih di Desa Sitiarjo di drop ke Puskesmas Sitiarjo. "Pencapaian distribusi air bersih ke Puskesmas Sitiarjo tersebut sebanyak 25 ribu liter," imbuhnya.
Selain di Kecamatan Sumawe, distribusi air bersih dampak kekeringan di Malang Selatan juga turut didistribusikan ke Desa Tumpakrejo, Kecamatan Gedangan. Yakni dengan total pencapaian distribusi air bersih sebanyak 105 ribu liter.
"Penerima distribusi air bersih di Desa Tumpakrejo sebanyak 2.025 KK, 6.167 jiwa," pungkasnya.
Perlu diketahui, data dampak kekeringan maupun penerima manfaat distribusi air bersih tersebut masih dapat berubah-ubah. Sebab, selain di wilayah Malang Selatan, dampak kekeringan juga terjadi di Desa Karangkates, Kecamatan Sumberpucung.
Distribusi air bersih dampak kekeringan di Kecamatan Sumberpucung tersebut juga telah dilangsungkan pada Sabtu 22 Agustus 2026. Hingga kini sejumlah pihak terkait masih melakukan upaya tanggap darurat kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah termasuk di Malang Selatan tersebut.
