Bupati Bangkalan. R Abdul Latif Amin Imron saat diwawancarai oleh sejumlah awak media. (foto/redaksi bangkalantimes.com)
Bupati Bangkalan. R Abdul Latif Amin Imron saat diwawancarai oleh sejumlah awak media. (foto/redaksi bangkalantimes.com)

Adanya Mal Pelayanan Publik (MPP) di Bangkalan menjadi salah satu strategi Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin untuk menghidupkan ekonomi di tengah cekikan Covid-19. Di mana Ra Latif-sapaan Bupati Bangkalan- menyampaikan, dengan adanya MPP diharapkan bisa jadi magnet investor untuk lebih antusias masuk ke wilayah yang dipimpinnya.

“Dengan adanya MPP ini, investor akan lebih mudah. Terutama dalam mengurus izin,” ucapnya, Jumat (4/09/2020).

Baca Juga : Kabupaten Bangkalan Launching Mal Pelayanan Publik, Ra Latif: Semua Makin Mudah

Ra Latif juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terkait keberadaan MPP. Serta menjanjikan seluruh proses perizinan melalui MPP akan lebih mudah bagi investor.

"Artinya, kita pastikan aman, lalu cepat dalam mengurus izinnya," tegasnya.

Bahkan Ra Latif  menyebutkan, sejumlah Forkopimda juga kompak untuk memberikan jaminan kepada investor. Baik keamanan maupun percepatan dalam mengurus perizinan di Bangkalan.

"Berharap, pertumbuhan ekonomi di tengah-tengah pandemi ini bisa berjalan dengan baik," lanjutnya.

Baca Juga : Pusat Janji Gelontor Kuota Internet ASN, Ini Kata Pemkot Malang

Selain itu, alasan MPP ditempatkan di Bangkalan Plaza (Banplaz) Ra Latif mengatakan, karena di Banplaz ada perputaran ekonomi barang dan jasa. Sehingga masyarakat nantinya, disamping memerlukan pelayanan publik, bisa sekaligus beraktivitas jual beli di Banplaz.

Seiring waktu, Ra Latif melanjutkan, selain pencegahan dampak Covid-19 ini sektor ekonomi harus beriringan untuk memulihkan roda ekonomi di Bangkalan. "Salah satunya dengan adanya MPP ini giat ekonomi khususnya di Banplaz akan kembali normal," tandasnya.