Tawarkan konsep asuransi jiwa syariah berbasis masjid dari pengelolaan dana kematian, 3 mahasiswa Fakultas Ekonomi UIN Malang ini meraih prestasi Karya Ilmiah Terbaik tingkat nasional. (Foto: istimewa)
Tawarkan konsep asuransi jiwa syariah berbasis masjid dari pengelolaan dana kematian, 3 mahasiswa Fakultas Ekonomi UIN Malang ini meraih prestasi Karya Ilmiah Terbaik tingkat nasional. (Foto: istimewa)

Bagaimana jika masyarakat dalam sebuah desa memiliki asuransi jiwa? Tentu akan sangat membantu mereka, bukan? 

Hal inilah yang diwujudkan oleh tiga mahasiswa dari Fakultas Ekonomi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang). Tiga mahasiswa tersebut tergabung dalam Sharia Economic Student Community (SESCOM). Mereka adalah Zanuba, Wahab, dan Mirta.

Baca Juga : Tak Main-Main, Cepat Dapat Untung Investasi di Apartemen The Kalindra Malang

Sekelompok mahasiswa inspiratif ini menawarkan konsep asuransi jiwa syariah berbasis masjid di Desa Gununggronggo, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang. Dananya yakni dari hasil optimalisasi pengelolaan dana kematian jamaah masjid di Masjid Jami’ At-Taqwa.

Dikatakan Wahab, mereka terinspirasi saat melakukan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di desa tersebut. Berawal dari percakapan dengan takmir masjid, ia mengetahui dana kematian yang terkumpul sangat besar.

“Ada sekitar Rp 85 juta yang dikelola oleh masjid,” ucapnya.

Selanjutnya, bersama Mirta, ia mewawancara pengelola dana tersebut untuk menggali data yang lebih akurat. Mereka menyimpulkan bahwa dana tersebut berpotensi untuk dikembangkan.

“Contohnya saja untuk pengobatan jamaah yang sakit,” imbuh Mirta.

Zanuba pun menawarkan solusi berupa penerapan konsep asuransi jiwa syariah berbasis masjid (takaful masjid). Melalui konsep ini, iuran peserta atau premi yang dibayarkan akan lebih jelas rinciannya.

“Jamaah masjid juga bisa mengajukan pencairan dana untuk pengobatan, biaya pasca kecelakaan, dan lainnya,” jelasnya. 

Baca Juga : Hadiri Kick Off Dies Maulidiyah, Wali Kota: Saya Selalu Bangga Jadi Alumni UIN Malang

Wahab menyatakan, pembahasan timnya masuk dalam sub tema Manajemen Keuangan Masjid. Karya mereka berjudul “Optimalisasi Pengelolaan Dana Kematiaan Jamaah Masjid dalam Konsep Asuransi Jiwa Syariah (Studi Kasus di Masjid Jami’ At-Taqwa, Desa Gununggronggo, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang)”.

Berdasarkan karya ini, mereka berhasil meraih prestasi Karya Ilmiah Terbaik tingkat nasional. Dalam Temu Ilmiah Nasional ke-19 yang dihelat Kelompok Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Padang (KSEI FE UNP) beberapa waktu yang lalu, tim UIN Malang meraih gelar Penulis Karya Ilmiah Terbaik Tingkat Nasional.