Suasana saat sejumlah tahanan kasus narkoba dikeluarkan dari Lapas Kelas IIA Pamekasan. (Foto:Ist/JatimTimes.com)
Suasana saat sejumlah tahanan kasus narkoba dikeluarkan dari Lapas Kelas IIA Pamekasan. (Foto:Ist/JatimTimes.com)

Sebanyak 14 narapidana (napi) Lapas Kelas IIA Pamekasan dikirim ke Lapas High Risk Karanganyar Nusakambangan di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Pemindahan belasan napi tersebut dikawal dengan ketat oleh petugas. Pemindahan juga berlangsung secara tertutup pada Senin (12/10/2020) sekitar pukul 14:00 WIB.

Baca Juga : Respons Pengesahan UU Omnibus Law, Kantor Imigrasi Malang Perketat Pengawasan Warga Asing

Belasan napi yang dikirim ke Nusakambangan itu termasuk kelas kakap dalam kasus narkoba. Mereka  orang-orang dengan tindak kejahatan bandar narkoba hingga dijatuhi vonis hukuman di atas 10 tahun.

Kepala Lapas kelas IIA Pamekasan Hanafi saat dimintai keterangan mengatakan, dipindahnya 14 napi ke lapas high risk tersebut lantaran kapasitas lapas di bawah pimpinannya itu sudah over-kapasitas. "Para narapidana tersebut dibawa menggunakan bus dengan tangan terikat di handel kursi," katanya kepada JatimTimes.com. Rabu (14/10/2020)

Menurut Hanafi, dari 14 napi yang dipindah  itu, ada napi asal Malaysia sebagai terpidana kasus narkotika jaringan internasional.

Baca Juga : Berkat Pasta Gigi, Penyelundupan Sabu ke Rumah Tahanan Polres Blitar Kota Terbongkar

Ditambahkannya, gelombang pemindahan  napi dimungkinkan masih akan terjadi ke depan. Sehingga pihaknya akan berkoordinasi untuk memperketat sistem penjagaan di Lapas Pamekasan.