(Tengah) Bupati Sumenep A. Busyro Karim saat memperingati HSN 2020 dengan berpakaian ala santri (Foto: Ist/JatimTIMES)
(Tengah) Bupati Sumenep A. Busyro Karim saat memperingati HSN 2020 dengan berpakaian ala santri (Foto: Ist/JatimTIMES)

Bupati Sumenep A Busyro Karim meminta santri di wilayahnya dapat menjaga kesehatan dan menerapkan perilaku hidup sehat, terlebih di masa pandemi Covid-19.

Pasalnya, kata Busyro, peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2020 menjadi momentum bangkitnya kaum santri melalui penguatan sumber daya manusia (SDM). Sehingga, lanjut bupati dua periode ini mengingatkan agar para santri mempersiapkan diri. Baik secara kualitas maupun kuantitas, sebelum mereka terjun kesemua lini sektor kehidupan.

Baca Juga : Membanggakan, Desa Prayungan di Bojonegoro Masuk Lima Besar PPID Award Jatim

 

"Saya sering bilang bahwa santri dan santriwati harus diperkuat melalui SDM yang mumpuni," kata Busyro, saat ditemui media di kantornya, Kamis (22/10/2020).

Ia juga mendorong santri di Kota Keris menjadi pemimpin masa depan yang memiliki keilmuan agama dan ilmu pengetahuan umum.

"Saya bilang bangsa ini perlu kepada kaum santri. Oleh sebab itu untuk mempersiapkan secara SDM," ujarnya.

Terkadang, kata politisi senior PKB ini, mereka tidak bisa bersaing karena tidak dipersiapkan untuk masuk di struktur pemerintahan yang banyak santrinya. Dari itu, sambung Busyro, santri secara keseluruhan harus dipersiapkan dan harus masuk dalam birokrasi maupun wirausaha.

Baca Juga : Rakor dengan PT. JGU, untuk Percepat Stockphile Terpadu di Lumajang

 

"Kaum santri tidak boleh lagi berkecil hati, tetapi harus masuk dan mereka banyak dipersiapkan dalam jalur kultural," pungkasnya.