Kisah Nyata Pemuda yang Sembuh Dari Kebutaan, Ini yang Dilakukan | Pamekasan TIMES

Kisah Nyata Pemuda yang Sembuh Dari Kebutaan, Ini yang Dilakukan

Feb 23, 2021 08:53
Ilustrasi (Istimewa).
Ilustrasi (Istimewa).

MALANGTIMES - Sakit menjadi salah satu bentuk cobaan yang diberikan Allah SWT kepada setiap hamba. Namun atas kekuasaan Allah SWT, sakit yang diberikan juga bisa sembuh hanya dalam waktu sekejap saja.

Kisah inspiratif itu salah satunya seperti yang menimpa seorang pemuda asal Arab Saudi. Pemuda yang tak bisa melihat apa-apa itu kemudian bisa kembali mendapatkan penglihatannya karena ketakwaan yang luar biasa kepada Allah SWT.

Baca Juga : Lanjutkan Pembangunan RS Lapangan Covid-19, Pemkab Malang Jalin Komunikasi dengan Pemprov

Ustaz Khalid Basalamah dalam sebuah kajian yang diunggah channel YouTube Islam Terkini menyampaikan, pemuda tersebut awalnya bisa melihat. Namun lama-lama ia menjadi rabun hingga sama sekali tak bisa melihat.

Namun orangtuanya pun tak pernah putus asa dan mendidik sang anak untuk selalu bertakwa kepada Allah SWT. Sang anak dididik untuk mengenal Allah SWT dan juga nabi serta menjalankan semua amalan-amalan yang diajarkan.

Suatu hari, ketika pemuda tersebut berusia 16 tahun, ia melaksanakan umrah bersama teman-temanya. Setelah selesai tawaf, salat, dan sebelum sai dia mengatakan kepada temannya untuk mampir minum air zam-zam. Pada saat dia minum, dia mengenakan kacamata yang tebal. Lalu dia buka dan tidak tampak apa-apa.

Kemudian saat hendak meminum air zam-zam, ia berdoa agar disembuhkan matanha. Dia berdoa dengan sangat tulus dan niat yang sangat baik. Setelah meminum air zam-zam dia mengenakan kacamata dan buramnya sangat luar biasa. Dia sakit kepala dan membuka kacamatanya, dan dia pun melihat semuanya sangat terang.

Lalu temannya bertanya, "kenapa sahabatku?,".

Pemuda itu berkata, "Allahuakbar, Allah menyembuhkan dan mengembalikan penglihatanku,".

Kisah inspiratif atas ketakwaan seorang muslim juga dialami oleh pria asal Arab Saudi. Dia mengidap kanker dan divonis dokter usianya tak panjang. Maka dia pergi ke Amerika untuk berobat sebagai salah satu bentuk ikhtiar.

Sebelum melaksanakan operasi, sang pria kembali pulang ke Saudi. Singkat cerita dia pulang dan pamit kepada keluarga dan menyelesaikan beberapa urusan.

Di jalan saat hendak menuju ke bandara dan bertolak ke Amerika, laki-laki itu bertemu fakir miskin dan orang itu pun bersedekah kepada perempuan tersebut. Dia menyerahkan ribuan real atau senilai jutaan rupiah sebagai wujud ketakwaan kepada Allah SWT.

Saat bersedekah, dia berdoa untuk bisa diangkat penyakitnya oleh Allah SWT. Saat itu, laki-laki tersebut berkata, "Siapa tahu dengan sedekah itu Allah SWT mengangkat penyakit saya,".

Baca Juga : Bupati Salwa Hadiri Harlah ke-98 NU di Graha NU Bondowoso

Setibanya di Amerika, dia masuk ke ruangan operasi. Namun dokter dibuat terkejut atas apa yang terjadi kepada pasiennya tersebut. Karena kanker di dalam tubuh laki-laki tersebut sudah menghilang. Maka dia sujud syukur dan dia sangat bersyukur atas nikmat Allah. Dia pun meyakini jika penyakitnya diangkat Allah SWT atas sedekah yang dilakukan.

Kisah lain, terjadi pada seorang perempuan dari Arab Saudi yang divonis kanker. Perempuan itu juga disebut tak memiliki usia panjang. Suatu ketika, perempuan tersebut membutuhkan pembantu, dan ia mendapatkan pembantu yang berasal dari Indonesia.

Ketika sang pembantu bekerja, ia dibuat heran lantaran pembantunya selalu lama ketika ada di dalam kamar mandi. Akhirnya sang majikan berkata, "Ada apa dengan kamu?,".

Maka pembantu itu bercerita jika ia baru saja melahirkan dan dalam masa menyusui. Namun lantaran visa sudah jadi, maka dia berangkat untuk bekerja. Mendengar kisah itu, sang pembantu pun dipulangkan dengan ikhlas dan dibiayai penuh.

Maka semuanya sudah dipersiapkan dan pembantu diizinkan pulang. Perempuan tersebut berharap apa yang dilakukan sebagai sebuah amalan salih dan mampu menyembuhkan sakitnya.

Saat memulangkan pembantunya, sang majikan memberikan gaji yang dilipatkan selama dua tahun. Selain itu, sang majikan juga menyampaikan jika ia siap menerima sang pembantu jika hendak kembali ke Saudi. Singkat cerita sang pembantu pulang, dan ternyata sang ibu penyakitnya hilang sama sekali.

"Kepatuhan dalam bersedekah sangatlah luar biasa. Niat bertakwa kepada Allah SWT. Kerjakan yang wajib dan sunnah sebagaimana meninggalkan yang haram dan makruh. Maka lihat hasilnya yang luar biasa," terang ustaz Khalid.

Topik
Ustaz Khalid Basalamah kisah inspiratif ketakwaan sembuh dari sakit dunia islami

Berita Lainnya