JATIMTIMES - MFM Radio berkolaborasi dengan Yayasan Pejuang Mimpi menggelar kegiatan bertajuk “Disaat Kita Bersama” sebagai bentuk komitmen menghadirkan ruang inklusif bagi komunitas difabel. Kegiatan ini menjadi langkah nyata untuk mempererat hubungan antara komunitas difabel, pendengar setia MFM Radio, serta masyarakat luas di Malang Raya dan sekitarnya.
Kegiatan “Disaat Kita Bersama” dilatarbelakangi oleh semangat membangun kedekatan dan rasa saling memahami antara komunitas difabel dan publik. MFM Radio melihat pentingnya menghadirkan platform yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memiliki dampak sosial yang positif dan berkelanjutan.
Baca Juga : DPRD Kota Malang Soroti Perawatan RTH, Anggaran 2026 hanya Rp275 Juta
Melalui kolaborasi ini, MFM Radio bersama Yayasan Pejuang Mimpi berupaya menciptakan ruang dialog dan interaksi yang hangat. Para peserta diajak untuk saling berbagi cerita, pengalaman, serta inspirasi sehingga tercipta pemahaman yang lebih luas mengenai kehidupan, potensi, dan karya dari teman-teman difabel.
Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan Yayasan Pejuang Mimpi kepada pendengar MFM Radio. Yayasan ini dikenal aktif dalam mendampingi dan memberdayakan komunitas difabel melalui berbagai program pengembangan diri, pelatihan, serta kegiatan sosial yang berorientasi pada kemandirian.

Dalam rangkaian acara, peserta turut menikmati sesi sharing, menghias cup cakes, serta aktivitas kolaboratif yang melibatkan penyiar dan tim MFM Radio. Suasana hangat dan penuh kebersamaan menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas komunitas mampu menghadirkan energi positif serta memperkuat nilai empati di tengah masyarakat.
Direktur MFM Radio, Benita Rachmania, SE., M.M., menyatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar acara seremonial. “Melalui ‘Disaat Kita Bersama’, kami ingin menunjukkan bahwa komitmen menghadirkan ruang kolaborasi untuk komunitas difabel adalah bagian dari langkah jangka panjang MFM Radio. Kami percaya media tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial,” ujarnya.
Sementara itu, Station Manager MFM Radio, Yosy Beta Vinasari, S.Sos., M.Ikom., menegaskan bahwa MFM Radio ingin menjadi media yang tidak hanya menyuarakan hiburan, tetapi juga nilai kemanusiaan dan inklusivitas.
“Kami berharap kehadiran kegiatan ini dapat memperkuat hubungan antara komunitas difabel dan pendengar, sekaligus menumbuhkan empati serta saling menghargai di tengah masyarakat,” katanya.
Baca Juga : Wali Kota Wahyu Hidayat Apresiasi Rumah Sedekah NU yang Komitmen Berbagi hingga Memasuki Usia ke-5 Tahun
Perwakilan Yayasan Pejuang Mimpi turut mengapresiasi langkah MFM Radio dalam memberikan ruang bagi komunitas difabel untuk lebih dikenal dan diterima secara luas. Pihak yayasan berharap kegiatan ini mampu menjadi awal dari berbagai program kolaboratif lainnya yang berdampak nyata bagi para pejuang mimpi.
Melalui “Disaat Kita Bersama”, MFM Radio dan Yayasan Pejuang Mimpi berharap tercipta hubungan yang lebih erat antara komunitas difabel dan para pendengar.
Kebersamaan ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat saling mendukung, menghargai perbedaan, serta membangun masyarakat yang lebih inklusif dan penuh empati.
