JATIMTIMES - Siswa SD-SMP di Jombang masih harus bersabar untuk memakai seragam gratis dari Pemkab Jombang. Seragam sekolah tersebut kini masih dalam tahap penjahitan.
PPK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang Rhendra Kusuma mengatakan, pembuatan seragam gratis untuk jenjang SD/MI dan SMP/MTs sedang berjalan. Prosesnya sudah mencapai 75 persen di tangan penjahit. "Saat ini sudah berjalan 75 persen, targetnya selesai 20 september," ujarnya kepada wartawan, Kamis (16/04/2026).
Baca Juga : AI Ubah Wajah Pendidikan dan Data Kemiskinan, Mahasiswa Didorong Lahirkan Solusi Nyata lewat AITF
Rhendra optimis September mendatang seluruh seragam tuntas dan langsung dibakikan ke para siswa. Sebelum itu, ia meminta agar para siswa bisa memakai seragam lama dari sekolah sebelumnya. "Sementara untuk pembagiannya, dilakukan serentak setelah seluruh seragam rampung dikerjakan. Sehingga seluruh siswa baru dapat menikmati seragam baru bersama-sama," ucapnya.
Rhendra membeberkan, Pemkab Jombang mengalokasikan anggaran besar untuk program ini melalui APBD Tahun Anggran 2026. Total belanja kain mencapai sekitar Rp 2,3 miliar untuk SD/MI dan Rp 3,08 miliar untuk SMP/MTs. Sementara itu, anggaran ongkos jahit dialokasikan sebesar Rp 4 miliar.
Artinya, total anggaran yang dikucurkan untuk program seragam gratis ini hampir menyentuh Rp 9,5 miliar. Yaitu mencakup pembelian kain dan biaya penjahitan bagi seluruh siswa penerima.
Baca Juga : Wajib Tahu! Ini Daftar Dokumen dan Aturan Lengkap UTBK-SNBT 2026
"Program tahunan ini diharapkan bisa membantu meringankan beban orang tua siswa, khususnya pada tahun ajaran baru. Distribusi seragam secara serentak akan dilakukan setelah seluruh proses penjahitan selesai, sesuai target akhir September," pungkasnya.(*)
