JATIMTIMES - Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tenis Beregu XX Piala Ketua Mahkamah Agung (MA) RI 2026 langsung menyajikan persaingan sengit pada hari pertama pelaksanaan. Sebanyak 122 pertandingan digelar serentak di 10 venue yang tersebar di Kota Malang dan sekitarnya, Sabtu (13/6/2026).
Sejak pagi, puluhan lapangan tenis dipadati atlet, ofisial, dan suporter dari berbagai daerah. Sorak dukungan dari masing-masing kontingen terdengar bergema di sejumlah arena pertandingan, menciptakan atmosfer kompetisi yang semarak sekaligus penuh keakraban khas keluarga besar peradilan Indonesia.
Baca Juga : Sorak Suporter Pecah di Malang, 71 Kontingen Berebut Gelar Kejurnas Tenis Piala Ketua MA
Sebanyak 29 lapangan digunakan untuk menggelar pertandingan penyisihan nomor beregu putra dan putri. Adapun venue yang menjadi lokasi pertandingan meliputi Stadion Gajayana, Lapangan Tenis Universitas Brawijaya (UB), Universitas Negeri Malang (UM), Pelti, Jasa Tirta, Araya, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Permata Jingga, Rampal, dan Ambasador.
Ratusan pertandingan tersebut mempertemukan tim-tim terbaik dari lingkungan peradilan seluruh Indonesia yang datang dengan target membawa pulang gelar juara nasional.
Kejurnas Tenis Beregu XX Piala Ketua MA RI 2026 diikuti 71 kontingen Persatuan Tenis Warga Peradilan (PTWP) daerah dari seluruh Indonesia. Mereka terdiri atas 71 tim putra, 52 tim putri, serta 26 pasangan ganda eksekutif.
Total peserta yang ambil bagian mencapai 1.022 atlet dan ofisial, menjadikan kejuaraan ini sebagai salah satu ajang olahraga terbesar yang pernah digelar keluarga besar peradilan Indonesia.
Sebelumnya, kejuaraan tersebut resmi dibuka di Stadion Gajayana pada Jumat (12/6/2026). Ketua Mahkamah Agung RI, Sunarto, hadir membuka langsung kegiatan didampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat.
Mengusung tema “Bersatu dan Bangkit Bersama, Tegakkan Integritas dan Sportivitas”, Kejurnas yang telah menjadi tradisi warga peradilan selama lebih dari empat dekade itu tidak hanya menjadi ajang perebutan prestasi olahraga. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi wadah mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat solidaritas antarinsan peradilan dari berbagai penjuru tanah air.
Baca Juga : 4 Minuman Rempah di Malang yang Cocok Dinikmati Saat Bediding
Dalam sambutannya, Sunarto menegaskan bahwa tenis telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari tradisi keluarga besar peradilan Indonesia.
“Lawan adalah kawan dalam bermain. Mari menikmati setiap proses pertandingan dan menjunjung tinggi sportivitas, baik di dalam maupun di luar lapangan. Nilai-nilai itu sangat relevan dengan tugas sehari-hari kita di lingkungan peradilan,” ujarnya.
Semangat sportivitas itu tampak mewarnai jalannya pertandingan hari pertama. Meski persaingan berlangsung ketat di setiap lapangan, para atlet tetap menjunjung tinggi rasa persaudaraan dan saling menghormati antarkontingen.
Pembukaan Kejurnas sehari sebelumnya juga berlangsung meriah. Ribuan peserta disambut defile kontingen dari seluruh Indonesia, pertunjukan seni budaya daerah, penampilan penyanyi Dudy Oris, hingga atraksi daylight fireworks show yang memukau para tamu undangan.
Melalui penyelenggaraan Kejurnas Tenis Beregu XX Piala Ketua MA RI 2026 di Kota Malang, diharapkan semangat integritas, kebersamaan, dan sportivitas yang terbangun di lapangan dapat terus tercermin dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di lingkungan peradilan Indonesia.
