Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Serba Serbi

Weton Senin Pon 15 Juni 2026 Bertepatan dengan Malam 1 Suro, Ini Keistimewaannya 

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Nurlayla Ratri

15 - Jun - 2026, 05:50

Placeholder
Ilustrasi malam 1 Suro. (Foto: Shutterstock)

JATIMTIMES - Senin (15 Juni 2026) bertepatan dengan pasaran Pon dalam penanggalan Jawa. Berdasarkan kalender Jawa, hari ini jatuh pada 29 Besar 1959 Tahun Dal dan berada dalam Wuku Galungan. Weton hari ini adalah Senin Pon dengan jumlah neptu 11, yang berasal dari Senin bernilai 4 dan Pon bernilai 7.

Yang menarik, Senin Pon kali ini juga menandai datangnya malam 1 Suro, yakni malam pergantian tahun baru Jawa menuju 1 Suro 1959 Jawa. Dalam tradisi masyarakat Jawa, malam 1 Suro dianggap sebagai waktu yang sakral dan penuh perenungan. Berbagai daerah di Jawa memiliki tradisi tersendiri untuk menyambutnya, mulai dari tirakat, doa bersama, hingga kirab budaya.

Baca Juga : Surabaya Fashion Festival 2026, Ribuan Peserta Bakal Padati Jalan Tunjungan

Dalam tradisi masyarakat Jawa, weton dipercaya dapat memberikan gambaran mengenai watak, rezeki, jodoh, hingga perjalanan hidup seseorang. Hingga saat ini, primbon Jawa masih menjadi pedoman bagi sebagian masyarakat untuk menentukan waktu baik dalam berbagai keperluan, seperti memulai usaha, menggelar pernikahan, hingga melakukan perjalanan penting.

Orang yang lahir pada weton Senin Pon dikenal memiliki kepribadian ramah, sopan, serta berhati-hati dalam bertindak. Selain itu, kemampuan merangkai kata-kata dengan baik menjadi salah satu kelebihan yang dimiliki. Tidak heran jika sosok dengan weton ini kerap pandai menulis maupun menyampaikan gagasan.

Di balik sifat tersebut, ada kecenderungan mudah mengagumi sesuatu dan gampang kehilangan semangat ketika berhadapan dengan persoalan yang berat. Karena itu, keteguhan hati dan dukungan dari lingkungan sekitar sering kali dibutuhkan agar tetap konsisten dalam mencapai tujuan.

Menurut primbon Jawa, Pangarasan weton Senin Pon adalah Aras Tuding. Pangarasan ini bermakna sering ditunjuk atau dipercaya dalam hal-hal yang positif. Dalam lingkungan kerja maupun organisasi, pemilik weton Senin Pon berpeluang menduduki posisi penting atau strategis karena dinilai memiliki kemampuan dan tanggung jawab yang baik.

Namun demikian, Aras Tuding juga memiliki sisi lain. Selain berpotensi mendapatkan kepercayaan, seseorang dengan pangarasan ini terkadang dapat menjadi sasaran tudingan atau kesalahpahaman dalam hal yang negatif.

Adapun Pancasuda weton Senin Pon adalah Sumur Sinaba. Dalam primbon, Sumur Sinaba diartikan sebagai dadi pangungsening kapinteran, yakni menjadi tempat bernaungnya ilmu pengetahuan. Sosok dengan pancasuda ini dikenal cerdas, memiliki wawasan luas, serta sering dicari untuk dimintai petuah dan nasihat.

Hari ini juga berada dalam Wuku Galungan, yang dilambangkan dengan Bathara Kamajaya. Wuku ini menggambarkan sifat yang menjunjung nilai-nilai kebaikan, tidak mudah tergoda pada perbuatan buruk, serta mampu memberikan ketenangan bagi orang yang sedang mengalami kesusahan.

Sejumlah simbol turut melekat pada Wuku Galungan. Memangku air di bokor melambangkan pribadi yang suka membantu dengan tenaga dan kemampuannya sendiri, meski terkadang kurang pandai mengatur pengeluaran.

Simbol pohon tangan menggambarkan sosok yang aktif dan tidak suka menganggur. Namun, dalam kondisi tertentu dapat muncul sifat keras dan keinginan yang kuat untuk memiliki apa yang dimiliki orang lain.

Sementara itu, burung nuri melambangkan hidup boros dan gaya bicara yang tegas. Sifat dermawan yang dimiliki dilakukan dengan tulus, bukan demi pujian. Meski begitu, jika tidak mampu mengendalikan diri, kebiasaan tersebut bisa menjauhkan keberuntungan.

Baca Juga : Peringati Hari Krida Pertanian, Kelompok Tani Dau Gelar Lomba Burung Kicau di Gantangan Wijaya Kusuma

Primbon juga menggambarkan Wuku Galungan seperti burung yang hinggap di tempat tinggi. Hal ini diartikan sebagai kecenderungan memiliki pekerjaan yang berkaitan dengan penelitian, pengamatan, atau aktivitas yang membutuhkan ketelitian tinggi. Dalam menjalani kehidupan, berbagai godaan dan tantangan juga kerap mewarnai perjalanan.

Lambang bambu yang kering menjadi pengingat agar berhati-hati dalam mengelola keuangan. Selain itu, bahaya yang perlu diwaspadai pada wuku ini berkaitan dengan pertengkaran atau perselisihan.

Kala pada Wuku Galungan berada di arah Timur Laut. Oleh sebab itu, selama tujuh hari ke depan, primbon menyarankan untuk menghindari perjalanan ke arah tersebut apabila berkaitan dengan urusan yang penting.

Berdasarkan primbon Jawa, Senin Pon dalam Wuku Galungan tergolong kurang baik untuk aktivitas tertentu. Akan tetapi, hari ini dipercaya membawa keberuntungan apabila digunakan untuk berburu karena berpotensi memperoleh hasil yang melimpah.

Dalam urusan karier, weton Senin Pon dinilai cocok bekerja pada bidang yang membutuhkan kecerdasan, ketelitian, serta kemampuan berkomunikasi. Profesi sebagai guru, dosen, instruktur, humas, diplomat, penyuluh, motivator, penulis, seniman, hingga perancang dinilai sesuai dengan karakter yang dimiliki.

Selain itu, bidang kesehatan seperti dokter, perawat, maupun ahli farmasi juga dianggap selaras dengan sifat peduli dan ketelitian yang dimiliki. Kesempatan meraih kesuksesan pun terbuka lebar di sektor pemerintahan, lembaga pendidikan, maupun usaha jasa yang berorientasi pada pelayanan.

Dalam urusan asmara, primbon Jawa menyebutkan bahwa weton Senin Pon dengan neptu 11 memiliki kecocokan dengan pasangan yang mempunyai jumlah neptu 10, 11, atau 16.

Beberapa weton yang dinilai serasi antara lain Minggu Legi untuk neptu 10. Sementara untuk neptu 11, kecocokan dapat ditemukan dengan Senin Pon, Selasa Kliwon, maupun Jumat Wage. Adapun neptu 16 meliputi Rabu Wage, Kamis Kliwon, Sabtu Pon, dan Jumat Legi.


Topik

Serba Serbi weton senin pon malam satu suro



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Pamekasan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Nurlayla Ratri