Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Simak Pidato Kenegaraan Presiden, Wali Kota Blitar: Persatuan Jadi Modal Membangun dan Menyejahterakan Rakyat

Penulis : Aunur Rofiq - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

14 - Aug - 2026, 14:29

Placeholder
Ketua DPRD Kota Blitar dr. Syahrul Alim menutup Rapat Paripurna DPRD Kota Blitar usai mendengarkan Sidang Tahunan MPR RI dan Pidato Kenegaraan Presiden RI di Graha Paripurna, Jumat (14/8/2026). Rapat paripurna turut dihadiri Wali Kota Blitar H. Syauqul Muhibbin (Mas Ibin) bersama jajaran Forkopimda.(Foto: Aunur Rofiq/JatimTIMES)

JATIMTIMES – Wali Kota Blitar H. Syauqul Muhibbin atau Mas Ibin menegaskan persatuan, kesatuan, dan kebersamaan menjadi modal penting dalam menjalankan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat. Pesan itu ia sampaikan usai mengikuti Rapat Paripurna Mendengarkan Pidato Presiden Republik Indonesia di Graha Paripurna DPRD Kota Blitar, Jumat (14/8/2026).

Rapat paripurna tersebut menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Mas Ibin bersama jajaran pemerintah daerah dan DPRD menyimak pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto, sekaligus pidato pimpinan lembaga negara.

Baca Juga : Respons Pidato Presiden, Pimpinan DPRD Jatim Minta Pengawasan MBG dan KDMP Diperketat

Menurut Mas Ibin, salah satu pesan yang paling kuat dari rangkaian pidato tersebut adalah pentingnya menjaga persatuan dalam menggerakkan pembangunan. Semangat itu relevan tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga harus diterjemahkan secara konkret di daerah.

“Intinya, dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ini kembali ditekankan pentingnya persatuan, kesatuan, dan kebersamaan dalam membangun bangsa dan negara,” kata Mas Ibin.

Ia menilai pemerintah pusat telah menyiapkan berbagai program yang diarahkan untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus mendorong kemajuan Indonesia. Daerah, kata dia, memiliki peran penting untuk memastikan program nasional tersebut berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat setempat.

Daerah Siap Selaraskan Program Pembangunan

Prabowo

Dalam pidato kenegaraan, Presiden Prabowo memaparkan sejumlah kebijakan pemerintah selama 21 bulan kepemimpinannya. Pemerintah pusat mencatat telah menjalankan 121 kebijakan transformatif dalam 663 hari, dengan fokus antara lain pada ketahanan pangan dan energi, pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, hilirisasi, penguatan ekonomi rakyat, serta pembenahan tata kelola BUMN.

Presiden juga menekankan pembangunan bangsa tidak dapat dikerjakan pemerintah pusat seorang diri. Pemerintah daerah, lembaga negara, dan seluruh masyarakat ditempatkan sebagai bagian penting dari kerja bersama tersebut.

Sejumlah kebijakan nasional yang disampaikan Presiden juga bersentuhan langsung dengan pembangunan di daerah. Di antaranya Program Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, cek kesehatan gratis, bantuan sosial, penguatan pelayanan publik, hingga pembangunan infrastruktur dan ekonomi masyarakat.

Mas Ibin menegaskan Kota Blitar siap menyambut arah kebijakan tersebut melalui sinergi program pusat dan daerah. Menurut dia, program pembangunan tidak boleh berhenti pada tataran kebijakan, tetapi harus memberi dampak yang benar-benar dirasakan masyarakat.

“Di daerah juga demikian. Sesuai dengan semangat kemerdekaan dan arahan Presiden maupun pimpinan lembaga, kita siap menyambut sinergitas dari pusat, baik program nasional maupun program kedaerahan kita sendiri,” ujarnya.

Salah satu bentuk konkret sinergi itu terlihat dari hadirnya program Sekolah Rakyat di Kota Blitar. Kota Blitar menjadi salah satu daerah penerima program pendidikan berasrama yang digagas pemerintah pusat untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Program tersebut mulai memasuki tahapan awal pembelajaran. Pada Sabtu, 15 Agustus 2026, Sekolah Rakyat di Kota Blitar dijadwalkan menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sebagai langkah awal sebelum kegiatan belajar berjalan penuh.

Kehadiran Sekolah Rakyat, menurut Mas Ibin, sejalan dengan semangat pembangunan yang menempatkan peningkatan kualitas manusia sebagai investasi jangka panjang. Pemerintah daerah pun siap mendukung pelaksanaan program nasional itu agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat Kota Blitar.

Ia menambahkan, orientasi seluruh program harus tetap sama, yakni meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Baca Juga : Link Twibbon HUT ke-81 RI 2026, Lengkap dengan Cara Pasang Foto

“Seluruh program itu harus diarahkan sebesar-besarnya untuk kemajuan dan kesejahteraan rakyat,” tegas Mas Ibin.

Merah Putih Jadi Pengingat Makna Kemerdekaan

Merah putih

Sebelum mengikuti rapat paripurna, Mas Ibin juga menyerahkan dan membagikan bendera Merah Putih. Kegiatan itu menjadi bagian dari upaya Pemkot Blitar membangun semangat nasionalisme menjelang peringatan HUT ke-81 RI.

Bagi Mas Ibin, pembagian bendera bukan sekadar kegiatan seremonial. Merah Putih menjadi simbol untuk mengingatkan kembali bahwa kemerdekaan lahir dari perjuangan panjang dan harus terus dijaga oleh generasi penerus.

“Sebagai generasi penerus kemerdekaan, kita harus betul-betul mencintai negara ini dengan meneladani para pahlawan dan mengibarkan Sang Saka Merah Putih dalam setiap peringatan hari kemerdekaan,” katanya.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Blitar Toto Robandiyo mengatakan pada Jumat tersebut sebanyak 400 bendera diserahkan melalui Sekretariat DPRD Kota Blitar. Sebelumnya, sekitar 2.000 bendera juga telah didistribusikan melalui kelurahan.

Menurut Toto, gerakan pembagian bendera merupakan tindak lanjut kebijakan Kementerian Dalam Negeri untuk menyemarakkan peringatan kemerdekaan.

“Bendera yang kita bagikan ini berasal dari masyarakat, oleh masyarakat, dan untuk masyarakat. Harapannya masyarakat yang menerima, baik melalui kelurahan, kecamatan maupun Forkopimda, segera memasangnya,” ujar Toto.

Pemkot Blitar juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang belum memiliki bendera untuk mendapatkannya melalui Bakesbangpol. Toto berharap Merah Putih terpasang secara layak di lingkungan warga selama momentum kemerdekaan.

“Kalau ada masyarakat yang belum punya atau masih kurang, kami siap memberikan bendera melalui Bakesbangpol. Kami harap bendera yang diterima segera dipasang sebagaimana mestinya,” pungkas Toto.

Bagi Pemkot Blitar, semangat Merah Putih dan pesan pembangunan dalam pidato kenegaraan bertemu pada satu titik: menjaga persatuan sekaligus memastikan kemerdekaan hadir dalam bentuk kemajuan dan kesejahteraan yang semakin nyata bagi masyarakat.


Topik

Pemerintahan Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto Wali Kota Blitar Mas Ibin Persatuan



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Pamekasan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Aunur Rofiq

Editor

Sri Kurnia Mahiruni