Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Peringatan Isra Miraj 1447 H, Inilah 11 Golongan dan 8 Nabi yang Ditemui Rasulullah

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Dede Nana

10 - Jan - 2026, 09:23

Placeholder
Ilustrasi Isra Miraj. (Foto: Islami.co)

JATIMTIMES - Peringatan Isra Miraj menjadi salah satu momen penting bagi umat Islam. Peristiwa luar biasa yang dialami Rasulullah SAW ini diyakini terjadi pada bulan Rajab, berdasarkan pendapat terkuat para ulama. Setiap tahunnya, Isra Miraj diperingati pada 27 Rajab.

Pada tahun ini, Isra Miraj bertepatan dengan 27 Rajab 1447 Hijriah. Mengacu Kalender Hijriah Indonesia terbitan Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama RI, peringatan Isra Miraj jatuh pada Jumat, 16 Januari 2026. Momentum ini sekaligus menjadi salah satu hari besar Islam pertama yang diperingati pada 2026.

Baca Juga : Rating Meledak! 3 Drama Korea Ini Lagi Jadi Favorit Penonton, Buruan Kepoin

Dalam perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW, peristiwa Isra Miraj menempati posisi yang sangat istimewa. Karena Isra Miraj juga sarat pesan dan pelajaran bagi Rasulullah dan umat Islam hingga kini.

Isra Miraj terdiri dari dua rangkaian perjalanan. Pertama adalah Isra, yakni perjalanan Rasulullah dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsa di Palestina. Perjalanan kedua adalah Mi’raj, yaitu naiknya Nabi Muhammad SAW bersama Malaikat Jibril dari Baitul Maqdis menembus lapisan-lapisan langit hingga mencapai Sidratul Muntaha.

Dilansir dari Prof M Quraish Shihab dalam buku Membaca Sirah Nabi Muhammad SAW (2018), peristiwa Isra Miraj tidak bisa dijelaskan dengan pendekatan ilmiah semata. Hal ini karena metode ilmiah bertumpu pada observasi, trial and error, serta eksperimen, sementara Isra Miraj merupakan peristiwa suprarasional yang hanya bisa didekati dengan iman.

Dalam dua perjalanan suci tersebut, Rasulullah SAW diperlihatkan berbagai gambaran kehidupan. Pada perjalanan Isra, Nabi bertemu dengan sejumlah golongan manusia dengan beragam perilaku. Sementara saat Mi’raj, Rasulullah bertemu para nabi terdahulu yang menyampaikan pesan-pesan bermakna penuh hikmah.

Merujuk kitab Dardir Miraj karya Syekh Najmudin Al-Ghaithi, terdapat 11 golongan yang diperlihatkan kepada Rasulullah SAW dalam perjalanan Isra. Masing-masing golongan digambarkan dengan balasan sesuai amal perbuatannya.

Golongan pertama adalah orang-orang yang gemar bersedekah. Mereka digambarkan seperti tanaman yang terus dipanen tanpa henti. 

Kemudian, ada orang-orang yang teguh memegang agama Allah, dicontohkan melalui aroma harum keluarga Masyitah yang dimasak hidup-hidup oleh Fir‘aun karena menolak mengakuinya sebagai Tuhan.

Rasulullah juga diperlihatkan golongan orang yang malas menunaikan salat fardhu. Mereka mendapat siksaan berupa kepala yang pecah lalu kembali utuh, dan siksa itu terjadi berulang kali.

Selanjutnya adalah orang-orang yang enggan bersedekah. Mereka digambarkan memakan pohon dhari’ yang kering dan berduri, pohon zaqqum yang pahit, serta batu panas. 

Ada pula gambaran bagi pezina yang lebih memilih perempuan lain selain istrinya, diibaratkan memilih daging busuk dibanding daging segar.

Golongan perampok atau pembegal juga diperlihatkan. Mereka digambarkan terbakar oleh kayu di tengah jalan akibat perbuatan mereka sendiri. 

Selain itu, ada pemakan harta riba yang diibaratkan berenang di sungai penuh darah.

Baca Juga : Puting Beliung Masih Mengancam Jatim, BMKG Beberkan Cara Aman Menghindarinya

Rasulullah juga melihat orang-orang yang rakus jabatan. Mereka digambarkan memikul kayu bakar yang sangat berat, namun tetap ingin menambah beban meski tidak sanggup menahannya. 

Ada pula para dai yang tidak mengamalkan apa yang mereka ucapkan, dengan lidah dan mulut yang dipotong menggunakan gunting besi secara berulang-ulang.

Golongan pengumpat digambarkan memiliki kuku panjang dari tembaga yang digunakan untuk mencakar wajah mereka sendiri. 

Terakhir, Rasulullah melihat golongan provokator yang ulahnya memicu kerusakan besar, diibaratkan seperti seekor sapi besar yang keluar dari lubang kecil dan tidak mampu masuk kembali.

Sementara itu, dalam kitab Sirah Nabawiyah karya Syekh Syafiyyurrahman al-Mubarakfuri (2012), disebutkan bahwa saat Mi’raj, Rasulullah SAW bertemu dengan delapan nabi di tujuh lapisan langit.

Di langit pertama, Rasulullah bertemu Nabi Adam AS. Di langit kedua, beliau bertemu Nabi Yahya AS dan Nabi Isa AS. Perjalanan berlanjut ke langit ketiga, tempat Rasulullah bertemu Nabi Yusuf AS.

Di langit keempat, Rasulullah bertemu Nabi Idris AS. Kemudian di langit kelima, beliau bertemu Nabi Harun AS. Di langit keenam, Rasulullah bertemu Nabi Musa AS, dan di langit ketujuh, beliau bertemu Nabi Ibrahim AS.

Pertemuan-pertemuan tersebut sarat akan makna dan pelajaran spiritual yang memperkuat risalah kenabian Rasulullah SAW.

Peringatan Isra Miraj pun menjadi momentum bagi umat Islam untuk kembali merenungi perjalanan spiritual Rasulullah, sekaligus mengambil hikmah dari pesan-pesan moral dan keimanan yang terkandung di dalamnya. Semoga informasi ini bermanfaat. 


Topik

Peristiwa isra miraj nabi muhammad nabi



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Pamekasan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Dede Nana

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa