JATIMTIMES - Malang Town Square (Matos) dan Lippo Plaza Batu mencatat peningkatan jumlah kunjungan hingga puluhan ribu orang. Kondisi ini lebih tinggi jika dibandingkan pada Lebaran 2025 silam.
Matos dipadati sekitar 30 hingga 40 ribu pengunjung per harinya. Sementara Lippo Plaza Batu mencatat kunjungan harian di kisaran 10 hingga 13 ribu orang.
Baca Juga : Arus Balik Malang Raya Masih Tinggi, Ribuan Penumpang Serbu Stasiun
Mall Manager Matos sekaligus Mall Director Lippo Plaza Batu, Agus Saputra, mengatakan bahwa kenaikan jumlah pengunjung terjadi secara merata di kedua lokasi. Bahkan, persentase peningkatannya cukup signifikan dibanding hari biasa.
“Untuk Matos naik sekitar 25 persen, sedangkan Lippo Plaza Batu sekitar 10 persen. Memang terasa sejak minggu kedua puasa, dan terus meningkat hingga Lebaran,” kata Agus, Kamis (26/3/2026).
Menurut Agus, meningkatnya jumlah pengunjung tidak lepas dari tingginya kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran. Mulai dari berburu pakaian baru, perlengkapan hari raya, hingga menikmati sajian kuliner bersama keluarga menjadi faktor utama yang mendorong ramainya pusat perbelanjaan.
Khusus untuk Lippo Plaza Batu, lonjakan juga dipengaruhi oleh meningkatnya jumlah wisatawan yang datang ke Kota Batu selama musim libur Lebaran. Kombinasi antara destinasi wisata dan pusat perbelanjaan menjadikan kawasan ini semakin ramai dikunjungi.
“Iya, naik semua. Apalagi Batu juga ada kenaikan sekitar 10 persen karena faktor wisata,” tambah Agus.
Suasana di dalam mal pun tampak lebih hidup dari biasanya. Tenant fesyen dan kuliner menjadi yang paling ramai diserbu pengunjung.
Area parkir hingga koridor mal dipenuhi masyarakat yang memanfaatkan momen menjelang Lebaran untuk memenuhi berbagai kebutuhan sekaligus mencari hiburan.
Baca Juga : Pemkab Jombang Berangkatkan 300 Pemudik Balik ke Perantauan
Agus menegaskan, puncak lonjakan l terjadi pada dua hari sebelum Lebaran, saat masyarakat memanfaatkan waktu terakhir untuk berbelanja. “Puncaknya biasanya H-2 Lebaran. Itu paling padat,” tegas Agus.
Lonjakan ini menjadi sinyal positif bagi geliat ekonomi daerah, khususnya sektor ritel dan pariwisata di Malang Raya. Tingginya aktivitas konsumsi masyarakat menunjukkan daya beli yang tetap terjaga, sekaligus menghidupkan kembali pusat-pusat keramaian selama momentum Lebaran.
Terpisah, Dimas Angga (27), wisatawan asal Surabaya yang berkunjung ke Lippo Plaza Batu, mengaku mampir ke mal setelah berwisata di Kota Batu. Selain mencari kuliner sekaligus ingin melihat mal di Kota Batu.
“Setelah dari tempat wisata, kami mampir ke sini. Lumayan ramai, tapi banyak pilihan tempat makan jadi sekalian istirahat,” katanya.
