Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Banjir dan Longsor Terjang Bumiaji: Jalur Coban Talun Terendam Lumpur, Rumah Terancam Ambrol

Penulis : Prasetyo Lanang - Editor : Yunan Helmy

03 - Apr - 2026, 07:40

Placeholder
Petugas gabungan melakukan penanganan darurat di jalur wisata akibat terendam banjir luapan yang membawa lumpur di kawasan Coban Talun.(Foto: Dokumen BPBD Kota Batu)

JATIMTIMES – Dampak cuaca ekstrem di wilayah hulu Kota Batu terus bertambah. Hingga Kamis (2/4/2026) malam, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu melaporkan adanya titik bencana baru di Desa Tulungrejo. Mulai dari tertutupnya akses jalan wisata Coban Talun akibat banjir luapan hingga kejadian tanah longsor yang mengancam struktur bangunan rumah warga.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Batu Suwoko menjelaskan bahwa hujan dengan intensitas tinggi tidak hanya memicu banjir luapan di area pemukiman bawah, tetapi juga menyebabkan kerusakan infrastruktur dan stabilitas tanah di area perbatasan dusun.

Baca Juga : Kalender Jawa Weton Jumat Kliwon 3 April 2026: Hindari Perjalanan Jauh

Sekitar pukul 14.00 WIB, material lumpur pekat terpantau menutup badan jalan di Jalan Coban Talun, yang merupakan perbatasan antara Dusun Junggo dan Dusun Wonorejo. Ketebalan lumpur yang mencapai sekitar 15 cm sempat melumpuhkan arus lalu lintas dan merendam dua rumah warga di sekitar lokasi.

"Lumpur yang terbawa air hujan masuk ke jalan raya karena drainase tidak mampu menampung volume air. Selain mengganggu kendaraan yang melintas, perabotan di dua rumah warga juga dilaporkan terendam," ujar Suwoko melalui keterangannya, Kamis malam.

Tim gabungan dari BPBD, TNI, POLRI, hingga relawan CORRE dan Pemuda Pancasila telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pembersihan manual agar akses jalan menuju objek wisata Coban Talun kembali normal.

Kondisi cukup mengkhawatirkan juga dilaporkan terjadi pada pukul 18.00 WIB di Jalan Besta Gang Buntu, RT 05 RW 16, Desa Tulungrejo. Tebing di pinggir sungai kawasan tersebut mengalami longsor dengan dimensi panjang 6 meter, tinggi 6 meter, dan lebar 1,5 meter.

Akibat longsoran tersebut, salah satu rumah warga kini berada dalam posisi kritis atau menggantung di sisi sungai. Material longsoran juga dilaporkan menutup sebagian aliran sungai, yang jika tidak segera ditangani berpotensi memicu luapan air baru.

Baca Juga : Kalender Jawa Weton Jumat Kliwon 3 April 2026: Hindari Perjalanan Jauh

"Rumah warga tersebut menggantung karena tanah penyangganya tergerus longsor. Sebagai langkah darurat, tim telah memasang terpal untuk menutupi bidang longsor agar tanah tidak kembali tergerus jika hujan susulan turun," jelas Suwoko.

Dikatakannya, BPBD Kota Batu merekomendasikan adanya normalisasi saluran drainase secara menyeluruh di wilayah Tulungrejo untuk mencegah kejadian serupa terulang. Selain itu, kerja bakti warga dan pemberian bantuan logistik darurat menjadi prioritas penanganan pascabencana.

"Kami mengimbau warga di sepanjang aliran sungai Jalan Besta untuk tetap waspada, terutama saat hujan turun dengan durasi lama. Penanganan permanen untuk tebing yang longsor akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan instansi terkait," pungkasnya.


Topik

Peristiwa Kota Batu cuaca ekstrem banjir longsor



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Pamekasan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Prasetyo Lanang

Editor

Yunan Helmy