Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Kesehatan

Meski Sisa Anggaran Minim, BPPIPD Situbondo Pastikan Program Ambulans Rakyat Tetap Berjalan Normal

Penulis : Wisnu Bangun Saputro - Editor : A Yahya

08 - Apr - 2026, 16:32

Placeholder
Wakil Ketua Badan Inovasi dan Percepatan Pembangunan Daerah (BPIPPD) Kabupaten Situbondo, Bidang Kesehatan, H. Tolak Atin, Rabu (8/4/2026). (Foto: Wisnu Bangun Saputro/ JATIMTIMES)

JATIMTIMES - Wakil Ketua Badan Inovasi dan Percepatan Pembangunan Daerah (BPIPPD) Kabupaten Situbondo, Bidang Kesehatan, H. Tolak Atin memastikan bahwa anggaran program Berantas dan Berantas Plus untuk tahun 2026 dalam kondisi aman dan cukup hingga akhir tahun. 

Kepastian tersebut disampaikan untuk menjawab kekhawatiran masyarakat terkait keberlanjutan layanan kesehatan gratis termasuk pelayanan ambulans rakyat yang menjadi bagian penting dari program tersebut, mengingat sisa anggaran hanya sebesar Rp 7 juta.

Baca Juga : 20 Rumah Warga Poncokusumo Rusak Diterjang Hujan Angin, Kerugian Capai Puluhan Juta

Ia menjelaskan bahwa perencanaan anggaran tahun ini memang mengalami penyesuaian dibandingkan tahun sebelumnya. Hal itu terjadi karena realisasi penggunaan anggaran pada tahun sebelumnya berada di luar prediksi awal. 

"Jika sebelumnya realisasi anggaran berada di kisaran sekitar Rp750 Juta, maka pada tahun 2026 pemerintah daerah melakukan penyesuaian anggaran sebagai langkah antisipatif terhadap meningkatnya kebutuhan masyarakat," kata Tolak Atin, Rabu (8/4/2026) saat dikonfirmasi JATIMTIMES.

Menurutnya, langkah penyesuaian anggaran tersebut merupakan kebijakan yang wajar dan rasional. Terlebih, Bupati Situbondo telah berkomitmen menjadikan program Berantas dan Berantas Plus sebagai kebutuhan dasar masyarakat yang harus terus tersedia dan terlayani dengan baik.

"Memang kemarin realisasi anggaran itu di luar dugaan. Karena kebutuhan masyarakat cukup tinggi, maka sekarang ada penyesuaian anggaran dan bisa ditambahkan lagi nanti saat PAK. Itu memang sewajarnya sebagai bentuk antisipasi," ujarnya.

Ia juga meluruskan mekanisme pembiayaan layanan, khususnya terkait operasional ambulans rakyat. Dalam praktiknya, apabila masyarakat membutuhkan layanan ambulans rakyat, maka pelayanan tetap diberikan terlebih dahulu oleh Puskesmas tanpa harus menunggu pencairan anggaran dari Dinas Kesehatan.

Selanjutnya, biaya operasional yang telah ditalangi oleh Puskesmas akan diajukan klaim kepada Dinas Kesehatan sesuai prosedur yang berlaku. Setelah proses verifikasi, anggaran program Berantas atau Berantas Plus akan dicairkan oleh Dinas Kesehatan untuk mengganti biaya yang telah digunakan tersebut.

"Kalau misalnya ada kebutuhan ambulans rakyat, masyarakat tetap dilayani dulu. Nanti biayanya ditanggung sementara oleh Puskesmas, kemudian Puskesmas melakukan klaim kepada Dinas Kesehatan," jelasnya.

Ia menambahkan, sejak awal pihaknya telah mendapat mandat langsung dari Bupati Situbondo untuk mengawal ketersediaan anggaran program kesehatan tersebut. Tugas utama yang diemban adalah memastikan bahwa kebutuhan pelayanan masyarakat dapat terpenuhi hingga akhir tahun anggaran.

Baca Juga : Target PBB Naik 9,54 Persen Di Tengah Efisiensi Anggaran, Bapenda Kabupaten Malang Cari Obyek Baru untuk Penuhi Target 

"Kami dipercaya oleh Bupati untuk memastikan bahwa anggaran Berantas dan Berantas Plus ini cukup sampai akhir tahun. Kalau nanti kurang, sangat memungkinkan untuk ditambah melalui Perubahan Anggaran Keuangan," tegas Tolak Atin.

Bahkan, apabila dalam perjalanan waktu terjadi peningkatan kebutuhan yang melebihi proyeksi awal, pemerintah daerah masih memiliki ruang untuk melakukan penambahan anggaran melalui mekanisme Perubahan Anggaran Keuangan (PAK). Dengan demikian, pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap dapat terjaga.

Ia juga menegaskan bahwa setiap awal bulan Puskesmas dapat menalangi biaya pelayanan kesehatan masyarakat, termasuk layanan ambulans rakyat. Kemudian pada akhir bulan, biaya tersebut akan dihitung sebagai jasa pelayanan dan operasional Puskesmas yang selanjutnya diklaim ke Dinas Kesehatan.

"Jangan khawatir dengan anggaran Berantas maupun Berantas Plus. Anggarannya sudah kami pastikan tercukupi. Masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan pasti akan terlayani dengan baik," pungkasnya.

Tidak lupa Tolak Atin juga mengimbau masyarakat agar tidak panik terhadap keberlangsungan program Berantas maupun Berantas Plus. Namun demikian, khusus untuk pemanfaatan layanan Berantas Plus, terutama penggunaan ambulans rakyat, masyarakat diharapkan tetap mematuhi syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan dalam Peraturan Bupati (Perbub) agar layanan berjalan tertib, tepat sasaran, dan berkelanjutan.


Topik

Kesehatan Tolak aatim Situbondo ambulans gratis



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Pamekasan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Wisnu Bangun Saputro

Editor

A Yahya