Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Ekonomi

5 Kebiasaan Finansial Cerdas untuk Menghemat Biaya Transaksi Sehari-hari

Penulis : Mutmainah J - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

14 - Jun - 2026, 17:46

Placeholder
Ilustrasi hemat. (Foto: iStock)

JATIMTIMES - Di era serba digital seperti sekarang, transaksi non-tunai sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Mulai dari belanja online, memesan makanan, membayar tagihan, hingga mengirim uang ke keluarga, semuanya bisa dilakukan hanya melalui ponsel.

Namun, di balik kemudahan tersebut, ada satu hal yang sering luput dari perhatian, yakni biaya transaksi. Biaya transfer, biaya administrasi bulanan, tarik tunai, hingga biaya pembayaran tagihan mungkin terlihat kecil jika dilihat satu per satu. Akan tetapi, jika terjadi berulang kali dalam sebulan, jumlahnya bisa cukup besar dan memengaruhi kondisi keuangan.

Baca Juga : Cara Balik Nama Sertifikat Tanah Warisan Beserta Syarat Lengkapnya, Jangan Ditunda! 

Agar pengeluaran tidak membengkak tanpa disadari, ada beberapa kebiasaan finansial yang bisa diterapkan untuk menekan biaya transaksi. Dihimpun dari berbagai sumber, berikut ulasannya.

1. Biasakan Membandingkan Biaya Transfer Sebelum Bertransaksi

Setiap bank atau layanan keuangan digital memiliki kebijakan biaya yang berbeda. Karena itu, penting untuk selalu memeriksa biaya transfer sebelum melakukan transaksi.

Selain itu, hindari mengirim uang dalam nominal kecil secara berkali-kali. Jika memungkinkan, gabungkan beberapa kebutuhan transfer menjadi satu transaksi agar biaya administrasi yang dikeluarkan lebih hemat.

Langkah sederhana ini dapat membantu mengurangi pengeluaran rutin yang sering kali tidak terasa.

2. Maksimalkan Promo dan Fasilitas Transfer Gratis

Banyak bank digital maupun aplikasi keuangan menawarkan promo transfer gratis atau kuota transaksi bebas biaya setiap bulan. Sayangnya, fasilitas tersebut sering terlewatkan karena pengguna jarang mengecek informasi terbaru.

Luangkan waktu untuk melihat notifikasi aplikasi, promo yang sedang berlangsung, atau informasi melalui email dan media resmi penyedia layanan. Dengan memanfaatkan fasilitas transfer gratis secara optimal, Anda bisa menghemat biaya transaksi secara signifikan.

Pastikan juga mengetahui batas penggunaan kuota gratis agar tidak terkena biaya tambahan setelah kuota habis.

3. Kurangi Frekuensi Tarik Tunai

Meski uang tunai masih dibutuhkan dalam beberapa kondisi, penggunaan metode pembayaran digital kini semakin luas dan praktis.

Memanfaatkan QRIS, dompet digital, atau transfer langsung ke rekening penerima dapat menjadi alternatif yang lebih efisien. Selain mengurangi biaya tarik tunai, transaksi digital juga memudahkan pengguna dalam memantau arus keluar-masuk uang karena seluruh riwayat transaksi tercatat secara otomatis.

Dengan semakin sedikit melakukan tarik tunai, biaya layanan ATM pun dapat ditekan.

Baca Juga : Gotong Royong Bangun Pendidikan, Wali Kota Blitar Resmikan Renovasi TK dan TPQ Hasil Sinergi LAZISNU–Indomaret

4. Susun Jadwal untuk Transaksi dan Pembayaran Rutin

Kebiasaan menunda pembayaran tagihan sering kali berujung pada biaya tambahan, seperti denda keterlambatan atau biaya administrasi lainnya.

Agar hal tersebut tidak terjadi, buatlah jadwal khusus untuk membayar kebutuhan rutin seperti listrik, air, internet, maupun cicilan bulanan. Perencanaan yang baik memungkinkan Anda memilih metode pembayaran yang paling hemat sekaligus memanfaatkan promo yang tersedia.

Selain menghemat biaya, cara ini juga membantu menjaga kesehatan keuangan secara keseluruhan.

5. Catat dan Evaluasi Biaya Transaksi Setiap Bulan

Salah satu penyebab biaya transaksi membengkak adalah kurangnya kesadaran terhadap jumlah uang yang telah dikeluarkan untuk biaya administrasi.

Mulailah membiasakan diri mengecek riwayat transaksi di akhir bulan. Catat seluruh biaya yang muncul, lalu kelompokkan berdasarkan jenisnya, seperti transfer antarbank, tarik tunai, pembayaran tagihan, atau top up saldo.

Dari catatan tersebut, Anda dapat mengetahui pengeluaran mana yang paling besar dan mencari cara untuk menguranginya. Menetapkan target penghematan setiap bulan juga bisa menjadi motivasi untuk lebih bijak dalam bertransaksi.

Dengan menerapkan lima kebiasaan sederhana di atas, biaya transaksi yang selama ini dianggap sepele dapat ditekan secara efektif. Semakin disiplin dalam mengelola transaksi keuangan, semakin besar pula peluang untuk menjaga kondisi finansial tetap sehat dan terhindar dari pengeluaran yang tidak perlu.


Topik

Ekonomi Transaksi transaksi digital tips hidup hemat



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Pamekasan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Ekonomi

Artikel terkait di Ekonomi