Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Ekonomi

Ramai Pedagang Pisang Ngeluh Rugi Gegara MBG Libur, Netizen Malah Kompak Bersyukur

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : A Yahya

28 - Jun - 2026, 18:33

Placeholder
Potret peti berisi pisang diduga terbuang lantaran MBG libur karena sekolah libur. (Foto: Instagram @inijawatimur)

JATIMTIMES - Sebuah video yang memperlihatkan keluhan pedagang pisang karena sepinya pembeli sejak program Makan Bergizi Gratis (MBG) libur menjadi perbincangan di media sosial. Video tersebut diunggah akun Instagram @inijawatimur dan memicu beragam tanggapan dari warganet.

Dalam video itu, para pedagang mengaku mengalami penurunan penjualan setelah operasional MBG dihentikan sementara selama masa libur sekolah. Mereka menyebut selama program berjalan, permintaan pisang meningkat karena menjadi salah satu bahan pangan untuk menu MBG.

Baca Juga : Viral! Foto Keluarga Diedit untuk Narasi Gay Parenting, Begini Faktanya

Salah seorang pedagang bahkan berharap program tersebut segera kembali berjalan. "Tolong ya, programnya segera dibuka," ujar seorang pedagang dalam video tersebut. 

Pedagang mengatakan lesunya penjualan bukan disebabkan harga pisang yang mahal, melainkan minimnya permintaan dari pasar. Kondisi itu membuat ribuan peti pisang yang dibawa puluhan truk tidak terserap.

Karena pisang merupakan komoditas yang tidak bisa disimpan terlalu lama, sebagian hasil panen disebut akhirnya terbuang.

Mereka berharap pemerintah segera mengaktifkan kembali program MBG agar hasil panen petani dan pasokan pedagang kembali terserap sehingga kerugian tidak semakin besar.

Unggahan tersebut langsung dibanjiri komentar warganet. Namun, mayoritas komentar justru meminta pedagang tetap bersyukur dan mempertanyakan mengapa usaha menjadi sangat bergantung pada program MBG. "Tanpa mbg bapak sdh menjadi pengusaha pisang sukses," tulis akun @niluh_ti***.

Komentar lain menyinggung kenaikan harga pisang saat program MBG berjalan. "Lah pas mbg ada, km naekin harga2 nya," tulis akun @d_x***.

Ada pula yang mengingatkan bahwa liburnya MBG bertepatan dengan masa libur sekolah. "Sekolah libur mosok MBG tetep jalan? Koclok," komentar akun @hakim.hendriluk***.

Akun @khabib_nu juga meminta para pedagang tetap bersyukur. "Sbelum ada MBG bagaimana? Bersyukur Saja dengan apa yg ada. Kami yg masyarakat biasa terasa beli semua barang serba mahal. Banyak masyarakat hidup dengan ekonomi sempit tapi harga barang sangat mahal."

Sementara akun @boerhannek*** menulis, "mending sg rugi awkmu ae pak...timbang sak endonesa kukut."

Di sisi lain, sejumlah warganet justru membenarkan adanya perubahan harga komoditas sejak program MBG berlangsung.
Akun @syarifudi**** mengaku merasakan langsung kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok.

Baca Juga : Komisi E DPRD Jatim Desak Perbaikan Velodrome Malang, Opsi Hibah Mulai Dibahas

"Saya selaku pelaku usaha, merasakan betul harga pasar semua naik, bukan cuma satu item tpi semua rata naik semenjak ada MBG & harga turun ketika MBG libur.. ini fakta yg ga diketahui para pejabat di atas. Kami tidak mempermasalahkan ada nya program MBG, tpi klo bisa harga kebutuhan pokok tlong dikontrol lah."

Sementara akun @viki.limadela*** menilai distribusi pisang justru menjadi kurang merata ketika pasokan lebih banyak diserap dapur MBG.

"Gak ada mbg pisang tetap laku dipasar2, bahkan banyak pedagang dan merata kecipratan untung, sedangkan ada mbg, sppg langsung ambil di kamu semua, dipasar makin berkurang transaksi pisang, karena sudah kamu makan semua konsumennya."

Ia juga menilai pedagang seharusnya sudah memperhitungkan jadwal libur operasional MBG. "Sudah tau tutup sppgnya ngapain juga kamu kulak pakde." imbuh akun tersebut. 

Komentar berbeda datang dari akun @sayangyohane*** yang mengaku mendapat cerita dari petani di Kabupaten Kediri.

"(Maaf) itu sebagian kecil yg bicara karena mereka juga kroni kroni nya yg sudah terorganisir, mereka pedagang bukan petaninya. Petani loh tidak mengeluh tambah senang karena tidak dibeli dengan harga murah dengan intimidasi ini program pemerintah. Petani tambah senang biasanya mereka bisa menjual satu tundun misalnya 30 rb tapi pedagang 20 rb."

Hingga kini unggahan tersebut viral disukai 4,2 ribu dan dikomentari 1,4 ribu pengguna Instagram. Justru dari ribuan komentar banyak yang menyebut bahwa video itu diduga berasal dari tengkulak bukan petani pisang. 

"Dengerin narasinya 'sebelum ada program MBG tidak buang pisang'. Artinya justru sebelum ada MBG ya aman laku. Itu bukan petani tapi tengkulak yg koordinir dapur," @sigitzus***. 


Topik

Ekonomi pisang makan bergizi gratis pedagang pisang mbg libur



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Pamekasan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

A Yahya