Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Dinkes Kota Batu Tekan Stunting Lewat Intervensi Gizi dan Layanan ILP, Posyandu di Sisir Capai Zero Kasus

Penulis : Prasetyo Lanang - Editor : Dede Nana

14 - Jul - 2026, 15:17

Placeholder
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Batu, Siti Faujiah Nurochman meninjau langsung Posyandu di Kelurahan Sisir Kota Batu.(Foto: Dokumen Posyandu ILP Anggrek Bulan 09 Sisir)

JATIMTIMES – Efektivitas program layanan kesehatan terintegrasi yang digulirkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu bersama para kader di tingkat akar rumput terbukti sukses besar. Sejumlah Posyandu mencatatkan zero kasus melalui berbagai langkah intervensi gizi yang terukur.

Posyandu ILP Anggrek Bulan 09 di wilayah Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, salah satunya. Posyandu tersebut kini secara resmi berhasil mencatatkan status zero stunting atau nol kasus anak stunting. Program edukasi dan pemenuhan nutrisinya dikawal ketat oleh Dinkes Kota Batu.

1

Berdasarkan catatan, pada periode tahun lalu masih ditemukan adanya dua balita dalam kondisi stunting di wilayah ini, kini seluruh anak asuh di bawah naungan Posyandu tersebut dilaporkan telah mengalami perkembangan motorik dan fisik yang berjalan optimal.

Baca Juga : Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui, DPRD Kota Batu Desak Digitalisasi QRIS untuk Cegah Kebocoran PAD

Hal tersebut dikonfirmasi Ketua Posyandu ILP Anggrek Bulan 09 Sisir, Nanik Sutrisnowati. Ia mengungkapkan bahwa hilangnya angka kasus stunting secara total ini tidak lepas dari konsistensi program penyaluran makanan lokal bernutrisi tinggi.

Formula makanan sehat yang terdiri dari komposisi nasi, sayuran segar, serta lauk pauk kaya protein tersebut secara rutin didistribusikan langsung melalui kelurahan kepada keluarga sasaran.

"Melalui program intervensi makanan lokal tahun lalu, alhamdulillah sekarang wilayah kami sudah zero stunting, sudah kosong dan anak-anak sudah berkembang dengan sangat baik," ungkap Nanik saat ditemui di sela-sela kegiatan Posyandu, Selasa (14/7/2026).

Dalam Posyandu pada Selasa pagi tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Batu, Siti Faujiah Nurochman meninjau langsung. Dalam tinjauannya itu, Siti Faujiah memberikan apresiasi pada progres penurunan stunting di Posyandu yang dinilai berhasil. Selain itu, Posyandu juga memastikan bantuan gizi hingga peralatan yang lengkap untuk menunjang pengawalan program penurunan stunting.

"Saat ini kader Posyandu tinggal fokus melakukan pemantauan berkala untuk kasus balita dengan indikator berat badan kurang sedikit di bawah angka minimal," jelasnya.

Nanik menegaskan bahwa seluruh fasilitas pemenuhan gizi yang disalurkan kepada 20 balita di wilayahnya didapatkan secara cuma-cuma tanpa ada pungutan sepeser pun.

Baca Juga : Disperkim Kota Batu Kebut Verifikasi 200 Rumah BSPS dan Regulasi Rumah MBR, Target Akhir Rampung Juli

"Menu PMT-nya ganti-ganti, ada sup sama perkedel, pokok ada manis dan asin. Ini kita tidak dipungut biaya sama sekali, jadi murni bantuan dari Dinkes sesuai jumlah balita yang ada," tambahnya.

3

Selain memprioritaskan tumbuh kembang anak usia dini, jangkauan program dari posyandu berkonsep Integrasi Layanan Primer (ILP) ini juga menyasar perlindungan kesehatan ibu hamil secara komprehensif. Upaya deteksi dini dilakukan secara ketat melalui pengukuran Lingkar Lengan Atas (LILA) guna memetakan kelompok ibu hamil dengan kriteria risiko tinggi agar segera mendapatkan pendampingan khusus.

Layanan preventif bagi para calon ibu ini diintegrasikan secara terpusat melalui pelaksanaan Kelas Ibu Hamil yang digelar secara berkala di wilayah RW 5. Dalam forum rutin tersebut, Dinkes Kota Batu menerjunkan langsung tim bidan dari Puskesmas setempat untuk memfasilitasi agenda senam hamil, pemeriksaan kesehatan berkala, hingga pembekalan edukasi intensif mengenai tata cara merawat bayi baru lahir yang benar.

2

Tidak hanya fokus pada kelompok ibu dan anak, Posyandu ILP Anggrek Bulan 09 juga mengakomodasi pelayanan bagi 93 warga lanjut usia (lansia) serta kelompok usia produktif. Sinergi lintas sektor juga berjalan harmonis, di mana para lansia di wilayah ini turut mendapatkan sokongan suplemen pangan berupa bantuan telur segar dan sayur-mayur dari Dinas Pertanian Kota Batu.

.

Komitmen pemenuhan gizi yang terarah dari jajaran Dinkes Kota Batu ini diharapkan menjadi proyek percontohan yang konsisten bagi posyandu lainnya. Melalui penguatan fungsi posyandu ILP, pemerintah daerah optimis iklim generasi muda yang sehat, cerdas, dan bebas stunting di Kota Batu dapat terwujud secara merata dan berkelanjutan.(Adv)


Topik

Pemerintahan dinkes kota batu posyandu ilp stunting kader kesehatan zero stunting



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Pamekasan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Prasetyo Lanang

Editor

Dede Nana

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan